NU Peduli PCNU Kota Pekalongan Tebar Harapan Kesehatan di Kampung Rob

nubatik.org, KOTA PEKALONGAN – Pagi itu, Selasa (16/12/2025), genangan air akibat rob maupun curah hujan masih tampak menggenangi sebagian wilayah Kelurahan Bandengan, Kecamatan Pekalongan Utara.

Di antara rumah-rumah warga yang lembap dan jalanan yang sebagian masih tergenang, Mushola Al Khoiriyah di RW 02 justru dipenuhi aktivitas sejak pukul 08.00 WIB.

Satu per satu warga datang, sebagian besar lanjut usia. Ada yang berjalan pelan sambil dituntun keluarga, ada pula yang duduk menunggu giliran dengan wajah lelah.

Mereka datang untuk memeriksakan kesehatan dalam kegiatan pengobatan gratis yang digelar PCNU Kota Pekalongan melalui program NU Peduli Bencana Alam.

Di teras mushola, suasana tampak sederhana namun hangat. Tim kesehatan dari Puskesmas Dukuh sibuk memeriksa tekanan darah, mengecek kadar gula darah, serta mendengarkan keluhan warga. Beberapa relawan NU dengan sigap mengatur antrean, hingga mendampingi lansia yang kesulitan berjalan.

“Sudah sering gatal-gatal, badan juga cepat capek,” ujar seorang warga lansia usai diperiksa. Kondisi lingkungan yang kerap tergenang rob dan diperparah curah hujan tinggi membuat penyakit kulit dan gangguan kesehatan lainnya menjadi keluhan umum warga pesisir.

Tak hanya melayani di posko pengobatan, tim kesehatan juga mendatangi rumah-rumah warga yang tak memungkinkan datang karena kondisi fisik. Bersama relawan dari LPBINU, Lazisnu, Banser, Fatayat, dan Muslimat, petugas Puskesmas Dukuh menyusuri permukiman untuk memastikan layanan kesehatan benar-benar menjangkau yang membutuhkan.

Sekretaris Lazisnu PCNU Kota Pekalongan, Khoirurusman, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata kepedulian NU terhadap persoalan kemanusiaan di tengah bencana.

“Melalui NU Peduli Bencana Alam, kami ingin hadir langsung di tengah masyarakat. Pengobatan gratis ini adalah bagian dari ikhtiar kami membantu warga terdampak rob agar tetap mendapatkan layanan kesehatan,” ujarnya.

Antusiasme warga terlihat dari jumlah peserta yang datang. Sedikitnya 60 warga memanfaatkan layanan kesehatan tersebut, dengan mayoritas merupakan lansia.

Bagi mereka, pemeriksaan kesehatan gratis ini menjadi angin segar di tengah keterbatasan akses dan kondisi lingkungan yang belum sepenuhnya pulih.

PCNU Kota Pekalongan juga mengapresiasi dukungan Pemerintah Kota Pekalongan melalui Dinas Kesehatan, khususnya Puskesmas Dukuh, yang telah menerjunkan tenaga medis serta menyediakan obat-obatan bagi warga.
Sinergi tersebut tidak berhenti di satu titik.

Kegiatan pengobatan gratis di Kelurahan Bandengan dijadwalkan berlangsung selama tiga hari berturut-turut. Setelah di RW 02, layanan serupa akan digelar di Mushola Kasepuhan RW 05 pada Rabu (17/12/2025), dan di Mushola Minfadli Robbi RW 06 pada Kamis (18/12/2025).

Selain di Bandengan, NU Peduli juga berencana menjangkau wilayah Pasirsari, Kelurahan Pasirkratonkramat, Kecamatan Pekalongan Barat. Jadwal pelaksanaannya masih dikoordinasikan dengan Puskesmas setempat.

Di tengah rob yang datang silih berganti, kehadiran layanan kesehatan gratis ini menjadi penguat harapan. Bagi warga Bandengan, kepedulian tak selalu hadir dalam bentuk besar—kadang cukup lewat cek tensi, sebutir obat, dan perhatian yang tulus.

Tinggalkan Balasan