LF PCNU Kota Pekalongan Tetapkan Awal Sya’ban 1447 H Selasa, Imbau Warga Tunggu Ikhbar PBNU

PEKALONGAN, nubatik.org – Lembaga Falakiyah (LF) Pengurus Cabang Nahdlatul
Ulama (PCNU) Kota Pekalongan menginformasikan bahwa awal bulan Sya’ban 1447 H jatuh pada Selasa, 20 Januari 2026. Keputusan ini diambil setelah mempertimbangkan hasil rukyatul hilal nasional, meskipun di titik pantau lokal hilal terhalang mendung.

Ketua LF PCNU Kota Pekalongan, Kiai Idham Arief, menyampaikan bahwa pihaknya telah melaksanakan tugas pemantauan di Lantai 3 Gedung Aquarium, Kawasan Wisata Bahari PPNP (Pelabuhan Perikanan Nusantara Pekalongan), Senin (19/1/2026).

“Berdasarkan hasil pengamatan di lokasi Gedung Aquarium, hilal tidak terlihat (ghairu mar’i) karena faktor cuaca. Ufuk barat tertutup mendung tebal pada saat matahari terbenam,” terang Kiai Idham.

Meski demikian, Kiai Idham menegaskan bahwa kriteria awal bulan tetap terpenuhi secara nasional. Hal ini menyusul adanya laporan keberhasilan rukyat di titik lain, salah satunya di Pusat Observasi Bulan (POB) Cibeas, Sukabumi, Jawa Barat.

“Alhamdulillah, informasi yang kami terima di POB Cibeas hilal berhasil dilihat. Sesuai
dengan kaidah fiqh, jika di satu titik terlihat, maka berlaku bagi seluruh wilayah (wilayatul hukmi). Maka, 1 Sya’ban 1447 H dimulai pada Selasa esok,” sambungnya.

Menunggu Ikhbar Ramadan Selain menyampaikan hasil rukyah Sya’ban, Kiai Idham Arief juga memberikan imbauan strategis terkait persiapan menyambut bulan suci Ramadan 1447 H. Ia meminta warga Nahdliyin, khususnya di Kota Batik, untuk senantiasa merujuk pada keputusan resmi organisasi.

Kiai Idham menekankan agar dalam menentukan dimulainya ibadah puasa dan pelaksanaan salat Tarawih, warga menunggu keputusan resmi dari Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU).

“Untuk penentuan awal Ramadan, kami instruksikan warga untuk menunggu ikhbar resmi PBNU yang insyaallah akan dikeluarkan pada Selasa malam Rabu, 17 Februari 2026. Hal ini penting agar ada keseragaman dan ketenangan dalam beribadah,” pungkasnya.

Hadir dalam kegiatan tersebut jajaran pengurus Lembaga Falakiyah PCNU Kota Pekalongan serta sejumlah praktisi falak setempat.

Tinggalkan Balasan