PEKALONGAN, nubatik.org – Puncak peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-100 atau 1 Abad Nahdlatul Ulama (NU) secara miladiyah di Kota Pekalongan berlangsung meriah melalui kegiatan Jalan Sehat 1 Abad NU yang digelar PCNU Kota Pekalongan, Sabtu (31/01/2026).
Kegiatan yang mengambil titik start dan finish di Alun-Alun Kota Pekalongan ini diikuti sekitar 20.000 peserta dari berbagai kalangan.
Peserta berasal dari warga Kota Pekalongan dan sekitarnya, jajaran pengurus PCNU, seluruh lembaga dan badan otonom NU, hingga guru serta siswa sekolah dan madrasah di bawah naungan LP Ma’arif PCNU Kota Pekalongan.
Jalan sehat turut dihadiri dan diikuti Wali Kota Pekalongan H. Achmad Afzan Arslan Djunaid (Aaf) beserta istri, serta Wakil Wali Kota Pekalongan Hj. Balgis Diab.
Peserta dilepas oleh Ketua PCNU Kota Pekalongan Dr. KH. Moch. Machrus Abdullah, Lc., M.Si., didampingi Wali Kota Pekalongan H Achmad Afzan Arslan Djunaid.

Rute yang dilalui peserta Jalan Sehat 1 Abad NU meliputi Jalan KH Wahid Hasyim, Jalan Hasanudin, Jalan Semarang, Jalan H. Agus Salim, Jalan Dr. Cipto, dan kembali ke Alun-Alun Kota Pekalongan.
Selain menjadi ajang kebersamaan warga NU, kegiatan ini juga semakin semarak dengan puluhan doorprize menarik. Hadiah yang disediakan antara lain satu unit sepeda motor Honda Beat, satu unit sepeda listrik, sepeda gunung dan sepeda lipat, kulkas, mesin cuci, dispenser, kipas angin, rice cooker, magic com, kompor gas, hingga berbagai hadiah hiburan lainnya. Seluruh hadiah tersebut berasal dari dukungan para sponsor.
Adapun hadiah utama berupa dua tiket umrah, masing-masing dari Al Fairus Tour dan dari Wali Kota Pekalongan. Semula, hadiah utama hanya berupa satu tiket umrah yakni dari Al Fairus Tour. Namun karena melihat meriahnya dan antusiasme banyaknya peserta, ada satu tiket umrah tambahan yang spontan berasal dari Wali Kota Pekalongan.

Tiket umrah dari Wali Kota Pekalongan diraih oleh Ilyana, warga Krapyak Lor, Kecamatan Pekalongan Utara.

Sementara tiket umrah dari Al Fairus Tour diraih oleh Ustazah Naini Tsamarul Fuaida (24), warga Kelurahan Kuripan Yosorejo, Kecamatan Pekalongan Selatan, yang sehari-hari berprofesi sebagai guru TK Islam Nusantara Kota Pekalongan.
Sedangkan hadiah satu unit sepeda motor Honda Beat dimenangkan oleh Shanum, warga Medono, Kecamatan Pekalongan Barat.
Ketua PCNU Kota Pekalongan, Dr. KH. Moch. Machrus, Lc., M.Si., dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas suksesnya rangkaian Harlah 1 Abad NU yang telah berlangsung sejak awal Januari 2026 dan ditutup dengan kegiatan jalan sehat tersebut.
“Alhamdulillah, jalan sehat ini merupakan puncak Harlah 1 Abad NU dan diikuti hampir 20.000 peserta. Padahal persiapannya kurang lebih hanya satu bulan, namun semangat warga NU luar biasa,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa usia 100 tahun NU bukanlah usia yang muda, dan keberlangsungan NU hingga saat ini merupakan buah dari perjuangan para masyayikh, muassis, dan para wali yang telah berkhidmah untuk jam’iyyah NU dan kemerdekaan Indonesia.
“Memasuki abad kedua Nahdlatul Ulama, tantangan ke depan jauh lebih berat, mulai dari tantangan peradaban, pendidikan, ekonomi, kesehatan, hingga teknologi. Oleh karena itu, kami mengajak seluruh warga NU untuk menyongsong abad kedua ini dengan berkhidmah semampu kita demi jam’iyyah Nahdlatul Ulama,” tegasnya.
KH. Machrus juga menekankan bahwa seluruh hadiah yang dibagikan kepada peserta murni berasal dari sponsor. “Tidak ada satu rupiah pun dana infak Bulan Dana NU yang digunakan untuk hadiah,” jelasnya.
Sementara itu, Wali Kota Pekalongan H. Achmad Afzan Arslan Djunaid mengapresiasi skala pelaksanaan jalan sehat tersebut. Menurutnya, kegiatan ini merupakan salah satu jalan sehat paling ramai yang pernah digelar di Kota Pekalongan, dengan jumlah peserta diperkirakan mencapai 15.000 hingga 20.000 orang.
Ia juga menjamin transparansi proses pengundian hadiah. “Semua hadiah diundi secara murni, tanpa rekayasa,” tegasnya, seraya berharap momentum 1 Abad NU menjadi kenangan indah dan membawa keberkahan bagi seluruh jemaah.
Raut haru dan bahagia tampak dari wajah Ustazah Naini Tsamarul Fuaida usai dinyatakan sebagai pemenang hadiah utama umrah dari Al Fairus Tour. Ia mengaku tidak menyangka akan mendapatkan hadiah tersebut.
“Saya bersyukur banget, nggak menyangka akan mendapatkan hadiah utama umrah hari ini. Saya memang selalu berdoa setiap salat agar diberi kesempatan umrah bersama keluarga. Alhamdulillah, Allah mengijabah hari ini. Saya hanya bisa bersyukur, bersyukur, dan bersyukur,” tuturnya dengan mata berkaca-kaca.
Kegiatan Jalan Sehat 1 Abad NU ini pun menjadi penutup rangkaian Harlah NU di Kota Pekalongan, sekaligus simbol semangat kebersamaan dan kesiapan warga NU menyongsong abad kedua Nahdlatul Ulama.
