PEKALONGAN, nubatik.org – Dimas Syukroni dan Nurul Maghfiroh resmi terpilih sebagai Ketua Pimpinan Cabang (PC) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kota Pekalongan masa khidmat 2026–2028.
Keduanya terpilih dalam Konferensi Cabang (Konfercab) XXIX IPNU–IPPNU Kota Pekalongan yang digelar di Gedung Aswaja PCNU Kota Pekalongan, Ahad (8/2/2026).
Pemilihan Ketua PC IPNU berlangsung melalui mekanisme voting dengan dua kandidat, yakni Dimas Syukroni dari Pekalongan Barat dan Khusni Mubarok dari Pekalongan Selatan. Dari total 39 suara sah, Dimas memperoleh 24 suara, sementara Khusni meraih 15 suara.
Sementara itu, Nurul Maghfiroh terpilih sebagai Ketua PC IPPNU Kota Pekalongan secara aklamasi, setelah satu kandidat lainnya dinyatakan tidak memenuhi persyaratan pencalonan.
Rangkaian Konfercab XXIX IPNU–IPPNU Kota Pekalongan berjalan lancar dan khidmat. Kegiatan tersebut secara resmi dibuka oleh Ketua PCNU Kota Pekalongan, Dr. K.H. Moch Machrus Abdullah, Lc., M.Si., pada Sabtu malam (07/02/2026).

Ketua PC IPNU Kota Pekalongan periode sebelumnya, Insan Kamil, menyampaikan bahwa Konfercab kali ini mengusung tema “Regenerasi Pelajar Mengawal Generasi Emas Membangun Peradaban Bangsa”. Tema tersebut, menurutnya, menjadi pengingat bahwa proses regenerasi di kalangan pelajar merupakan fondasi penting bagi keberlangsungan peradaban bangsa di masa depan.
Konfercab diikuti oleh 48 pimpinan ranting dan komisariat se-Kota Pekalongan yang hadir untuk mengikuti rangkaian sidang serta menggunakan hak suara. Kegiatan ini juga dihadiri Ketua Pimpinan Wilayah IPNU–IPPNU Jawa Tengah.
Dalam arahannya saat membuka Konfercab, Ketua PCNU Kota Pekalongan menekankan pentingnya sinergi seluruh badan otonom (Banom) NU agar memiliki satu visi dalam mendukung kebijakan dan program PCNU. Beliau juga berpesan agar kader IPNU dan IPPNU mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman.
Beliau mengutip pesan Ketua Umum PBNU, KH. Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya), bahwa organisasi harus bersifat adaptif. Kader yang telah demisioner diharapkan tetap berkontribusi di tengah masyarakat, baik dengan melanjutkan pengabdian di GP Ansor bagi kader IPNU maupun di Fatayat NU bagi kader IPPNU. Menurutnya, organisasi yang tidak mampu beradaptasi akan tertinggal dan perlahan ditinggalkan.

Sementara itu, Ketua PC IPNU Kota Pekalongan terpilih, Dimas Syukroni, berharap ke depan IPNU dapat menjadi organisasi pelajar NU yang semakin baik dan progresif. Dalam penyampaian visi dan misinya, ia menegaskan bahwa Konfercab bukanlah ajang menang atau kalah.
“Yang terpenting adalah bagaimana kita tetap menjaga semangat berkhidmah setelah konferensi ini. Kehadiran kita di sini semata-mata mengharapkan rida para kiai dan rida Kanjeng Nabi Muhammad SAW,” tuturnya.
