PCNU Kota Pekalongan Dirikan Tiga Posko Mudik Lebaran 2026

Spread the love

PEKALONGAN, nubatik.org – Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Pekalongan mendirikan tiga posko mudik selama arus mudik Lebaran 2026 atau Idulfitri 1447 Hijriah. Posko ini disiapkan untuk membantu para pemudik yang melintas di wilayah Kota Pekalongan.

Ketiga posko mudik tersebut berlokasi di depan Masjid Syuhada, Jalan Pemuda, lalu di depan Masjid Al Fairus, Jalan Dr Sutomo, serta di Perempatan Bendo.

Operasional posko ini digawangi oleh Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kota Pekalongan bersama Satuan Koordinasi Cabang (Satkorcab) Banser Kota Pekalongan.

Ketua PCNU Kota Pekalongan, Dr. K.H. Moch Machrus Abdullah, Lc., M.Si., mengatakan bahwa keberadaan posko ini merupakan bentuk khidmah Nahdlatul Ulama dalam membantu masyarakat, khususnya para pemudik yang melintasi Kota Pekalongan.

“PCNU Kota Pekalongan bersama sahabat-sahabat Banser membantu para pemudik dan ikut mengatur arus lalu lintas di Kota Pekalongan. Untuk di Kota Pekalongan ada tiga posko mudik, di Masjid Al Fairus, di Masjid Syuhada, dan di perempagan Bendo,” ujarnya.

Beliau mempersilakan para pemudik yang melintas di Kota Pekalongan untuk mampir dan memanfaatkan fasilitas yang tersedia di posko mudik tersebut.

“Bagi para pemudik yang melewati Kota Pekalongan monggo bisa mampir di posko ini. Salah satunya di Masjid Al Fairus, insyaAllah banyak fasilitas untuk para pemudik, ada tempat istirahat, tempat pijat, dan area parkir yang luas,” jelasnya.

Beliau juga mengimbau para pemudik agar selalu mengutamakan keselamatan selama perjalanan.

“Yang kami imbau nomor satu adalah jaga keselamatan. Kalau Bapak Ibu para pemudik merasa lelah, jangan dipaksakan. Keluarga di rumah sudah menunggu,” katanya.

Beliau menambahkan, program posko mudik tersebut akan berlangsung hingga malam takbiran menjelang Hari Raya Idulfitri.

“Untuk program posko mudik ini, insyaallah kita akhiri sampai malam lebaran,” imbuhnya.

Sementara itu, Rais Syuriah PCNU Kota Pekalongan, Dr. K.H. Hasan Su’aidi, M.Si., menyampaikan bahwa momentum mudik merupakan waktu yang sangat penting bagi umat Islam untuk mempererat silaturahmi.

“Mudik merupakan momen penting bagi umat Islam yang merayakan Idulfitri. Silaturahmi menjadi hal yang sangat dinanti pada hari raya,” tuturnya.

Beliau juga mengingatkan para pemudik agar selalu berhati-hati selama perjalanan agar dapat sampai di kampung halaman dengan selamat.

“Oleh karena itu, kami mengimbau kepada semua pemudik untuk berhati-hati dalam perjalanan mudiknya dan semoga selamat sampai tujuan,” ujarnya.

Menurutnya, momentum Idulfitri menjadi kesempatan untuk kembali menyatukan hubungan silaturahmi yang mungkin sempat terpisah.

“Semoga momentum ini menjadi bagian dari amal ibadah kita setelah menjalani Ramadan selama satu bulan, dan semoga kita menjadi orang-orang yang bertakwa serta memberikan manfaat bagi sesama,” pungkasnya. (tim)

Tinggalkan Balasan