PEKALONGAN, nubatik.org – Komitmen Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Pekalongan dalam memberikan pelayanan kepada umat kembali diwujudkan melalui program Jumat Manis Bersih dan Sehat, pada Jumat pagi (03/07/2026).
Memasuki pelaksanaan ketiga, kegiatan Jumat Manis Bersih dan Sehat PCNU Kota Pekalongan kalo ini digelar di Masjid Jami’ Al-Falah Setono, Kecamatan Pekalongan Timur, dan mendapat sambutan antusias dari warga.

Program ini memadukan aksi bersih-bersih masjid, pelayanan kesehatan gratis, hingga penguatan spiritual melalui Ngaji Manisan Kitab Adzkar An-Nawawi. Konsep tersebut menjadi ikhtiar PCNU Kota Pekalongan untuk menghadirkan pelayanan yang menyentuh kebutuhan jasmani maupun rohani masyarakat.
Kegiatan di Masjid Jami’ Al-Falah merupakan lanjutan dari dua pelaksanaan sebelumnya yang berlangsung di Masjid Ar-Rahman Duwet dan Masjid Nurul Huda Pabean. Dari tiga lokasi tersebut, antusiasme masyarakat di Setono menjadi yang paling tinggi.

Wakil Ketua PCNU Kota Pekalongan, Ustaz Muh. Yusuf, S.Pd.I mengatakan keberhasilan program ini tidak terlepas dari kolaborasi berbagai lembaga di lingkungan Nahdlatul Ulama. Di antaranya MWC NU Pekalongan Timur, Lembaga Takmir Masjid (LTM), LPBI NU, LKNU, dan LKKNU.
“Alhamdulillah, seluruh lembaga bergerak bersama. Untuk layanan kesehatan, kami juga menggandeng RS H.A. Zaky Djunaid agar masyarakat memperoleh pelayanan medis yang maksimal,” ujarnya.
Menurut Beliau, jumlah warga yang hadir pada pelaksanaan di Masjid Jami’ Al-Falah melampaui target yang telah ditetapkan.
“Di sini paling ramai dan paling terasa dampaknya. Selain pemeriksaan kesehatan, kami juga membuka layanan konsultasi keluarga melalui LKNU dan LKKNU, sementara relawan LPBI NU melaksanakan aksi bersih-bersih masjid,” jelasnya.
Pada sektor kesehatan, RS H.A. Zaky Djunaid Pekalongan menerjunkan lima tenaga medis yang dipimpin langsung Direktur RS H.A. Zaky Djunaid, dr. Emy Widyarti.
Tim memberikan layanan skrining penyakit tidak menular (PTM) secara cuma-cuma, meliputi pemeriksaan tekanan darah, gula darah, kolesterol, asam urat, hingga konsultasi langsung dengan dokter.

Humas RS H.A. Zaky Djunaid, Muhammad Luqman, menyampaikan bahwa sebagian besar peserta pemeriksaan merupakan warga lanjut usia (lansia) dengan keluhan kesehatan yang didominasi hipertensi dan kolesterol tinggi.
“Kebanyakan yang datang adalah lansia. Keluhan yang sering kami temukan adalah hipertensi dan kolesterol tinggi. Ini tentu perlu perhatian serius dan penanganan yang berkelanjutan,” katanya.
Ia berharap sinergi antara rumah sakit dan organisasi keagamaan seperti PCNU Kota Pekalongan dapat terus diperkuat sehingga pelayanan kesehatan semakin mudah dijangkau masyarakat.
“Harapannya, kami bisa terus hadir di tengah masyarakat, tidak hanya memberikan pelayanan di rumah sakit, tetapi juga turun langsung menyapa warga dan ikut menjaga kesehatan mereka,” pungkasnya.
Melalui program Jumat Manis Bersih dan Sehat, PCNU Kota Pekalongan terus memperkuat khidmah kepada umat. Sinergi dakwah, pelayanan sosial, dan kesehatan yang dibangun diharapkan mampu menghadirkan kemaslahatan serta mendorong terwujudnya masyarakat yang sehat, peduli kebersihan, dan semakin dekat dengan nilai-nilai keislaman sesuai paham Ahlussunah Waljamaah An-Nahdliyah.
