PEKALONGAN, nubatik.org – Institut Teknologi dan Sains Nahdlatul Ulama (ITSNU) Pekalongan resmi menggelar Kick Off Program Studi S1 Bisnis Digital serta Soft Launching Program Studi S1 Pendidikan Agama Islam dan S1 Manajemen Bisnis Syariah, Jumat (03/07/2026), di Auditorium ITSNU Pekalongan.
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya memperluas akses pendidikan tinggi berkualitas yang menjawab kebutuhan dunia kerja serta perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.
Kegiatan ini menjadi tonggak awal pengembangan dan implementasi ketiga program studi baru tersebut, yang dirancang untuk menghasilkan lulusan unggul, profesional, adaptif terhadap perkembangan teknologi, serta memiliki karakter kuat sesuai visi perguruan tinggi.
Acara dihadiri Koordinator Kopertais Wilayah X, Pengurus LPTNU PBNU, Rois Syuriyah dan Ketua Tanfidziyah PCNU Kabupaten Pekalongan, Ketua BPP ITSNU Pekalongan, Rektor ITSNU Pekalongan beserta jajaran pimpinan, para dekan, ketua program studi, dosen, tenaga kependidikan, mitra dunia pendidikan, usaha dan industri, pemerintah daerah, serta organisasi dan lembaga.
Kehadiran berbagai pemangku kepentingan tersebut mencerminkan dukungan bersama terhadap pengembangan program studi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat dan dunia kerja.
Dalam sambutannya, Rektor ITSNU Pekalongan, Dr. M. H. Ali Imron, S.E., M.Si., menyampaikan bahwa pembukaan program studi baru merupakan bagian dari strategi institusi dalam mendukung transformasi pendidikan tinggi.
“Kick Off dan Soft Launching ini bukan sekadar seremoni, melainkan awal dari komitmen kami menghadirkan pendidikan tinggi yang adaptif, inovatif, dan berdampak,” ujar Ali Imron.
Ia menambahkan, program studi tersebut disusun berdasarkan kebutuhan masyarakat dan dunia kerja agar menghasilkan lulusan yang siap berkontribusi bagi bangsa serta menjadikan ITSNU sebagai kampus kebanggaan warga Nahdliyin.
Sementara itu, Ketua BPP ITSNU, Drs. H. Imronudin, M.Si., mengapresiasi seluruh tim yang telah mempersiapkan pembukaan program studi tersebut.
“Kami berharap ketiga program studi ini menjadi kekuatan baru bagi perguruan tinggi untuk meningkatkan kualitas layanan pendidikan dan memperluas kerja sama,” kata Imronudin.
Ia menegaskan, BPP ITSNU berkomitmen mendukung penuh pengembangan sarana, prasarana, sumber daya manusia, dan jejaring kemitraan.
Pada kesempatan yang sama, Ketua Tanfidziyah PCNU Kabupaten Pekalongan, Drs. KH. Muslikh Khudlori, M.Si., menyampaikan apresiasi atas hadirnya ketiga program studi tersebut sebagai wujud kontribusi nyata perguruan tinggi dalam mencetak generasi Islamic technopreneur yang unggul secara intelektual, berakhlak, dan peduli terhadap pemberdayaan umat.
“Kehadirannya bukan sekadar menambah pilihan program studi, tetapi ikhtiar bersama menyiapkan generasi yang mampu mengembangkan umat melalui tata kelola pendidikan dan bisnis yang profesional dan berlandaskan nilai-nilai Islam Ahlussunnah wal Jamaah,” ujar Kiai Muslikh.
Turut memberikan sambutan secara daring melalui Zoom, Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah VI, Prof. Dr. Ir. Aisyah Endah Palupi, M.Pd., mengapresiasi komitmen ITSNU Pekalongan memperluas akses pendidikan tinggi melalui pembukaan ketiga program studi tersebut.
Menurutnya, pengembangan program studi baru merupakan langkah strategis yang harus didasarkan pada analisis kebutuhan masyarakat, perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, serta dinamika dunia kerja, agar menghasilkan lulusan yang relevan dengan kebutuhan masa depan.
Ia menegaskan, perguruan tinggi dituntut terus meningkatkan mutu akademik dan tata kelola melalui kurikulum yang adaptif, penguatan kolaborasi dengan dunia usaha dan industri, serta pengembangan penelitian dan pengabdian masyarakat yang berdampak.
Koordinator Koordinasi Perguruan Tinggi Agama Islam Swasta (Kopertais) Wilayah X, Prof. Dr. Musahadi, M.Ag., menyampaikan apresiasi serupa dan menegaskan bahwa pembukaan program studi baru merupakan amanah besar yang harus diiringi komitmen menjaga mutu akademik, tata kelola kelembagaan, serta pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi secara berkelanjutan.
“Kami berharap program studi ini mampu berkembang menjadi pusat keunggulan akademik yang menghasilkan lulusan profesional, berintegritas, dan bermanfaat bagi umat,” ujar Musahadi.
Ia menambahkan, perguruan tinggi keagamaan Islam bertanggung jawab tidak hanya mencetak lulusan kompeten, tetapi juga membentuk insan akademik yang berakhlak mulia, moderat, dan menjadi agen perubahan dalam pembangunan ekonomi serta sosial masyarakat.
Turut memberikan sambutan, PP LPTNU, Ali Formen, S.Pd., M.Ed., Ph.D., mengapresiasi inisiatif ITSNU Pekalongan menghadirkan ketiga program studi tersebut sebagai ikhtiar memperkuat pendidikan tinggi yang berakar pada nilai-nilai keislaman, kebangsaan, dan kemaslahatan umat.
“Kehadiran program studi ini merupakan langkah visioner yang memperkuat ekosistem pendidikan, mengintegrasikan keilmuan, profesionalisme, dan nilai-nilai Islam Ahlussunnah wal Jamaah An-Nahdliyah,” ujar Ali Formen.
Ia berharap program studi ini menjadi ruang lahirnya generasi muda yang berintegritas dan inovatif bagi kemajuan bangsa.
Masing-masing ketua program studi turut memaparkan visi, misi, dan kurikulum yang disusun mengacu pada kebijakan nasional pendidikan tinggi, pendekatan Outcome-Based Education (OBE), kebutuhan dunia kerja, capaian profil lulusan, besaran uang kuliah, serta perkembangan teknologi dan digitalisasi.
“Kami menghadirkan kurikulum yang menyeimbangkan teori dan praktik melalui pembelajaran berbasis proyek, studi kasus, magang, riset terapan, serta kolaborasi dengan dunia industri dan mitra strategis,” jelas salah satu ketua program studi.
Dengan demikian, lulusan diharapkan memiliki kompetensi akademik, profesional, dan soft skills yang dibutuhkan di masa depan.
Melalui kegiatan ini, ITSNU Pekalongan menegaskan komitmennya untuk terus berinovasi dalam penyelenggaraan pendidikan tinggi yang berkualitas, relevan, dan berkelanjutan.
Ketiga program studi tersebut siap membuka Penerimaan Mahasiswa Baru dan diharapkan menghasilkan lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki integritas, jiwa kepemimpinan, kemampuan berwirausaha, serta kesiapan menghadapi tantangan global.
Ke depan, perguruan tinggi akan terus memperkuat sinergi dengan pemerintah, dunia usaha, dunia industri, lembaga profesi, dan masyarakat guna menciptakan ekosistem pendidikan yang kolaboratif dan berdampak.
Melalui kolaborasi tersebut, ketiga program studi baru itu diharapkan menjadi pusat pengembangan ilmu pengetahuan, inovasi, dan pemberdayaan masyarakat yang berkontribusi bagi pembangunan daerah, khususnya warga Nahdliyin, maupun nasional.
ITSNU Pekalongan merupakan institusi pendidikan tinggi yang berkomitmen menyelenggarakan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat secara unggul, inovatif, dan berorientasi pada kebutuhan zaman serta beradaptasi dengan teknologi berlandaskan nilai-nilai Ahlussunnah Wal Jama’ah An-Nahdliyah.
Dengan pengembangan program studi yang adaptif dan kolaboratif, perguruan tinggi terus berupaya mencetak lulusan yang profesional, berintegritas, serta mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.
