PEKALONGAN, nubatik.org — Pimpinan Cabang (PC) Muslimat Nahdlatul Ulama Kota Pekalongan menggelar Konferensi Cabang (Konfercab) XII di Gedung Muslimat NU Kota Pekalongan, Sabtu (09/05/2026).
Konfercab kali ini menjadi forum evaluasi kinerja sekaligus ajang pemilihan ketua dan kepengurusan baru untuk periode khidmat 2026–2031.

Acara dibuka langsung oleh Ketua Pimpinan Wilayah (PW) Muslimat NU Jawa Tengah, Prof. Dr. Hj. Ismawati Hafiedz, M.Ag. Turut hadir Rais Syuriyah PCNU Kota Pekalongan Dr. K.H. Hasan Suaidi, M.Si., Ketua Tanfidziyah PCNU Kota Pekalongan Dr. K.H. Moch. Machrus Abdullah, Lc., M.Si., serta Wakil Wali Kota Pekalongan Hj. Balgis Diab.

Ketua PC Muslimat NU Kota Pekalongan periode 2021–2026, Hj. Nur Hikmah, M.Pd.I., menyampaikan bahwa agenda utama Konfercab meliputi penyampaian Laporan Pertanggungjawaban (LPj) kepengurusan, penyusunan program kerja lima tahun ke depan, penyampaian rekomendasi kepada pemerintah, serta pemilihan ketua dan formatur baru.
“Agenda utamanya adalah menyampaikan laporan pertanggungjawaban pimpinan selama lima tahun, menyusun program lima tahun mendatang, menyampaikan rekomendasi kepada pemerintah dan dinas terkait, serta memilih ketua untuk periode berikutnya,” ujarnya.
Hj. Nur Hikmah menjelaskan bahwa selama periode kepengurusannya, PC Muslimat NU Kota Pekalongan telah menjalankan berbagai program di bidang organisasi, kesehatan, dakwah kemasyarakatan, serta mengembangkan bidang hukum dan advokasi melalui program paralegal.
“Alhamdulillah, atas program paralegal dari PP Muslimat NU, Kota Pekalongan berhasil meloloskan 21 peserta uji kompetensi paralegal,” tambahnya.
Untuk periode 2026–2031, Muslimat NU Kota Pekalongan akan memprioritaskan penguatan sektor pendidikan, keagamaan, kesehatan lansia, penanganan stunting, serta pelestarian lingkungan hidup. Salah satu program unggulan yang akan terus dikembangkan adalah MUSTIKA DALING, yang berfokus pada edukasi pengelolaan dan pemanfaatan sampah di tingkat ranting.
Sementara itu, Ketua PCNU Kota Pekalongan Dr. K.H. Moch. Machrus Abdullah berharap sinergi antara Muslimat NU dengan PCNU, badan otonom NU lainnya, serta seluruh stakeholder dapat terus ditingkatkan.
“Siapa pun yang terpilih adalah yang terbaik untuk Muslimat. Yang terpenting adalah program-program yang dijalankan harus nyata dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, khususnya jamaah Nahdlatul Ulama,” tegasnya.
Wakil Wali Kota Pekalongan Hj. Balgis Diab menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Konfercab XII. Ia berharap hasil konferensi dapat melahirkan program-program unggulan yang selaras dengan pembangunan daerah.
“Saya berharap program-program yang dihasilkan nantinya dapat bersinergi dengan program Pemerintah Kota Pekalongan. Siapa pun pengurus yang terpilih, mari kita terus berkolaborasi untuk kemajuan umat dan daerah,” tuturnya. (ltn)
