PEKALONGAN, nubatik.org – Lembaga Amil Zakat, Infak, dan Shadaqah Nahdlatul Ulama (LAZISNU) PCNU Kota Pekalongan secara resmi menempati kantor operasional baru yang berlokasi strategis di Jalan Dr. Sutomo Nomor 30, Kelurahan Noyontaansari, Kecamatan Pekalongan Timur.
Peresmian kantor LAZISNU PCNU Kota Pekalongan yang berlangsung pada Selasa malam (10/03/2026) ini sekaligus menandai transformasi digital pengelolaan zakat melalui peluncuran aplikasi Mobile LAZISNU.
Suasana khidmat menyelimuti seluruh rangkaian acara yang diawali dengan pembacaan manaqib, pemotongan tumpeng, hingga prosesi simbolis pengguntingan pita.

Rangkaian acara diisi pula dengan sharing antara PCNU, LAZISNU, MWC, Ranting, serta sejumlah Lembaga dan Banom yang hadir, untuk membahas langkah demi mengoptimalkan pengumpulan zakat, infak, dan shadaqah warga Nahdliyin di Kota Pekalongan ke depannya.
Momentum bersejarah ini dihadiri langsung oleh jajaran Syuriyah dan Tanfidziyah PCNU Kota Pekalongan, pengurus MWC NU, perwakilan PRNU se-Kota Pekalongan, serta berbagai badan otonom di bawah naungan Nahdlatul Ulama.

Ketua Tanfidziyah PCNU Kota Pekalongan, Dr. KH. Moch Machrus Abdullah, Lc., M.Si., menyampaikan bahwa keberadaan kantor di pusat kota ini diharapkan menjadi motor penggerak filantropi bagi warga Nahdliyin maupun masyarakat umum.
Beliau menegaskan bahwa gedung ini merupakan aset PCNU yang disiapkan untuk memudahkan para muzaki dalam menyalurkan kewajibannya.
“Alhamdulillah, ini adalah aset PCNU. Hadirnya LAZISNU di pusat kota semoga memudahkan para muzaki dan masyarakat untuk hadir langsung. Kami menjamin pengelolaan yang amanah, transparan, dan akuntabel. Bahkan melalui sistem digital, perputaran dana bisa dicek secara real-time,” ujar Kiai Machrus.

Kiai Machrus juga menjamin bahwa pengelolaan dana akan dilakukan secara amanah, transparan, dan akuntabel, di mana melalui sistem digital yang baru diluncurkan, perputaran dana kini dapat dipantau secara langsung oleh publik.
Senada dengan hal tersebut, Ketua LAZISNU Kota Pekalongan, Moh. Isroi, mengungkapkan rasa syukurnya atas dukungan penuh dari PCNU.
Menurutnya, impian memiliki kantor operasional yang representatif ini terwujud jauh lebih cepat dari target lima tahun yang direncanakan semula. Dengan fasilitas kantor yang lebih mudah diakses, komunikasi dengan warga yang ingin menyalurkan zakat, infak, maupun sedekah diharapkan menjadi lebih intens dan lancar.
Mengenai rencana kerja ke depan, Isroi memaparkan beberapa agenda prioritas yang akan segera dieksekusi. Di antaranya adalah optimalisasi bantuan kesehatan bagi warga NU, misi pengadaan ambulans di setiap Majelis Wakil Cabang (MWC) NU se-Kota Pekalongan, serta penguatan Program Gen-NU.
Program terakhir ini fokus pada pemberian beasiswa dan bantuan biaya pendidikan bagi siswa, santri, hingga mahasiswa kurang mampu guna mencetak kader Nahdliyin unggul di masa depan.

Peresmian ini juga dihadiri Katib Syuriyah PCNU Kota Pekalongan, KH Muhtarom SSA, yang hadir bersama jajaran pengurus harian lainnya.
Melalui kantor baru dan sistem digital ini, LAZISNU berkomitmen untuk terus berdaya dan memberikan manfaat nyata yang menyentuh seluruh lapisan nahdliyin di Kota Pekalongan.
