PEKALONGAN, nubatik.org — Suasana hangat penuh kebersamaan mewarnai kegiatan Fatayat NU Ranting Pringlangu yang digelar di Musholla At-Tahrir, Kota Pekalongan, Jumat siang (17/4/2026). Kegiatan rutin tersebut dikemas dalam bentuk Halal Bihalal sekaligus Rutinan Jumat Wage (RUFGE).
Sekitar 50 peserta yang terdiri dari pengurus dan anggota Fatayat NU setempat hadir mengikuti kegiatan yang dimulai pukul 13.00 WIB. Acara berlangsung khidmat namun tetap terasa akrab, mencerminkan semangat silaturahmi pasca Hari Raya.
Ketua PR Fatayat NU Pringlangu, Sari, menjelaskan bahwa RUFGE merupakan program rutin yang telah berjalan sejak kepengurusan sebelumnya.

“RUFGE ini digagas oleh ketua Fatayat sebelum saya, yaitu Hj. Ema. Lumayan banyak yang bertanya apa itu RUFGE. RUFGE adalah singkatan dari Rutinan Fatayat Jumat Wage,” ungkapnya.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pembacaan Maulid Diba’ yang dilantunkan bersama, diiringi rebana yang menambah nuansa religius dan syahdu. Para peserta tampak antusias mengikuti lantunan shalawat yang menggema di dalam musholla.
Memasuki acara inti, kegiatan dilanjutkan dengan mauidhoh hasanah yang disampaikan oleh Nyai Hj. Fatihah, S.Pd.AUD dari Degayu.
Dalam tausiyahnya, ia menekankan pentingnya momentum halal bihalal sebagai sarana mempererat ukhuwah Islamiyah, saling memaafkan, serta memperkuat persaudaraan antaranggota.

Ia juga mengajak seluruh anggota Fatayat NU untuk terus menjaga kekompakan dan meningkatkan peran aktif dalam kegiatan keagamaan maupun sosial di tengah masyarakat.
Kegiatan ditutup dengan doa bersama dan musofahah. Diharapkan, melalui kegiatan ini, tali silaturahmi antaranggota semakin erat serta membawa keberkahan bagi seluruh peserta.
Melalui RUFGE dan Halal Bihalal ini, Fatayat NU Pringlangu kembali menegaskan komitmennya dalam menjaga tradisi keagamaan sekaligus memperkuat nilai kebersamaan di lingkungan masyarakat.
