PEKALONGAN, nubatik.org — Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Pekalongan resmi meluncurkan program kolaboratif Diniyyah–Ijtimaiyyah bertajuk “Jumat Manis Bersih dan Sehat” di Masjid Ar-Rohmah, Duwet, Kecamatan Pekalongan Selatan, Jumat pagi (24/04/2026).
Program yang digawangi Lembaga Takmir Masjid (LTM) PCNU Kota Pekalongan ini diawali dengan aksi nyata bersama Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama (PRNU) Duwet.
Puluhan relawan Masjid NU Peduli turut ambil bagian dalam kegiatan yang mengintegrasikan dua aspek penting kehidupan masyarakat, yakni kebersihan tempat ibadah dan pelayanan kesehatan dasar.

Kegiatan diawali dengan aksi bersih-bersih masjid yang melibatkan jajaran pengurus PCNU, badan otonom (Banom), serta warga setempat. Mereka tampak antusias membersihkan area dalam dan luar masjid, mulai dari menyapu, mengepel hingga merapikan lingkungan sekitar.
Tak hanya itu, layanan kesehatan gratis juga disediakan bagi masyarakat. Bertempat di madrasah depan masjid, warga mendapatkan pemeriksaan tekanan darah, cek gula darah, kolesterol, serta konsultasi kesehatan ringan yang dilayani tenaga medis dari Lembaga Kesehatan Nahdlatul Ulama (LKNU).
Program ini merupakan pengembangan dari kegiatan Ngaji Manisan yang telah berjalan selama dua dekade. Selama ini, Ngaji Manisan menjadi media pengajian kitab Al-Adzkar karya Imam An-Nawawi sekaligus sarana berbagi informasi keorganisasian yang dilaksanakan pada malam hari.

Kini, melalui inovasi “Jumat Manis Bersih dan Sehat”, rangkaian kegiatan diperluas. Dimulai pada pagi hari dengan aksi bersih masjid dan layanan kesehatan, dilanjutkan dengan sosialisasi gerakan kemaslahatan keluarga oleh LKKNU di majelis Fatayat, serta edukasi kesehatan oleh LKNU di majelis Muslimat NU.
Pada malam harinya, kegiatan kembali ditutup dengan pengajian kitab Al-Adzkar dan penyampaian informasi terkini organisasi.
Wakil Ketua PCNU Kota Pekalongan, Much. Yusuf, S.Pd.I., menyampaikan bahwa peluncuran program ini merupakan bentuk sinergi antar lembaga dalam memperkuat kegiatan yang telah ada.
“Launching ‘Jumat Manis Bersih dan Sehat’ ini merupakan kegiatan tematik antar lembaga untuk menunjang kegiatan utama yang sudah berjalan lama, yaitu Ngaji Manisan Jumat Manis malam Sabtu Paing,” ujarnya.

Ia menjelaskan, inovasi ini lahir dari kolaborasi berbagai elemen di lingkungan NU, mulai dari LTMNU, LPBI, LKNU hingga LAZISNU, yang bersama-sama mengembangkan konsep kegiatan agar lebih menyentuh kebutuhan masyarakat.
Menurutnya, “Jumat Manis” tidak hanya dimaknai sebagai momentum kegiatan keagamaan, tetapi juga sebagai gerakan bersama untuk mewujudkan masyarakat yang sehat dan lingkungan yang bersih, termasuk masjid sebagai pusat aktivitas umat.
“Tempatnya sehat dan bersih, orang-orangnya juga sehat dan bersih. Sehingga kita sebagai warga Nahdlatul Ulama bisa menjadi penggerak, baik dalam bidang keagamaan, kesehatan maupun kebersihan,” tambahnya.
Melalui program ini, PCNU Kota Pekalongan berharap gerakan kolaboratif lintas lembaga dan badan otonom dapat terus berjalan secara konsisten, sehingga keberadaan Nahdlatul Ulama semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas.
“Semoga kegiatan ini memberikan manfaat bagi umat, dan tidak hanya berhenti di Jumat Manis saja. Mari kita bersama menjadi pionir dalam menjaga kesehatan dan kebersihan di tengah masyarakat,” pungkasnya.
