PEKALONGAN, nubatik.org — Lembaga Pendidikan (LP) Ma’arif NU PCNU Kota Pekalongan menyelenggarakan rangkaian Peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-97 dengan menggelar aksi kemanusiaan donor darah dan bazar murah. Kegiatan ini dilaksanakan di Gedung Aswaja PCNU Kota Pekalongan pada Rabu (16/09/2026).
Ketua LP Ma’arif NU PCNU Kota Pekalongan, Muhammad Subhan, menjelaskan bahwa kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WIB ini terbuka untuk umum, tidak hanya bagi warga sekolah atau madrasah di lingkungan Ma’arif saja.
“Hari ini kami LP Ma’arif NU PCNU Kota Pekalongan mengadakan salah satunya dari rangkaian Harlah Ma’arif yang ke-97, itu kita mengadakan donor darah sekaligus bazar. Sasarannya tidak hanya untuk madrasah sekolah di Ma’arif, tapi secara umum,” ujar Subhan saat ditemui di lokasi kegiatan.
Subhan mengungkapkan, aksi donor darah merupakan agenda tahunan rutin yang telah diselenggarakan selama tiga tahun terakhir dan selalu mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat.
“Ini sudah kita selenggarakan berarti semenjak 3 tahun yang lalu dan tahun-ke-tahunnya itu alhamdulillah enggak pernah sepi. Ya akhirnya itu tetap menjadi satu pilihan kegiatan. Selain berbagi manfaat ilmu, ya berbagi yang sifatnya humanis kemanusiaan berupa ya darah kita masing-masing,” terangnya.

Dari target 40 hingga 50 kantong darah, partisipasi masyarakat terpantau cukup tinggi. Baru dibuka pukul 09.00 hingga 10.30 WIB, jumlah kantong yang terkumpul sudah mencapai 25 kantong.
Sementara itu, pelaksanaan bazar murah dihadirkan atas permintaan dari berbagai pihak, baik dari madrasah maupun masyarakat umum. Bazar ini menyediakan sekitar 15 item barang kebutuhan pokok dan alat tulis kantor (ATK).
“Itemnya ya sembako, ada gula, ada minyak, ada kecap, ada beras. Kemudian yang lain itu body wash, kemudian kalau yang ATK dari HVS, ballpoint, spidol, semua kita fasilitasi,” jelas Subhan.

Ia menambahkan, meski bazar murah ini tidak menargetkan angka penjualan tertentu karena sifatnya sebagai bentuk fasilitas bagi warga, kegiatan bazar di sekretariat dan Toko Ma’arif masih akan terus berlanjut hingga puncak acara pada Sabtu, 19 September 2026.
Menuju Puncak Harlah: Upgrading Guru dan Peluncuran Digitalisasi Madrasah
Saat ini, LP Ma’arif NU PCNU Kota Pekalongan menaungi sebanyak 70 lembaga pendidikan mulai dari jenjang tingkat dasar hingga SMA/SMK.
Melalui momentum usia ke-97 ini, Subhan berharap insan pendidikan Ma’arif dapat terus konsisten memberikan kontribusi nyata bagi dunia pendidikan.
“Ya, harapan kami dengan Harlah Ma’arif NU yang ke-97 itu tetap semua warga dan insan-insan pendidikan khususnya Kota Pekalongan Ma’arif terus menginspirasi negeri untuk membangun peradaban melalui pendidikan,” tuturnya.

Rangkaian peringatan Harlah ke-97 ini masih akan berlanjut dan dijadwalkan ditutup pada 19 September 2026 mendatang. Agenda penutupan akan diisi dengan kegiatan upgrading guru-guru ke-NU-an bekerja sama dengan lembaga Guru Cikal dan Guru Belajar Jakarta.
Selain itu, pada tanggal tersebut juga akan diluncurkan sistem pengelolaan digital madrasah yang mengintegrasikan absensi guru, karyawan, kegiatan siswa, hingga tata kelola keuangan antarlembaga keuangan secara terpadu (tiktack by system). (*)
